Seorang
pemuda ingin pergi ke kota untuk mengadu nasib. Sebelum berangkat, ia
mengunjungi seorang kakek bijak untuk meminta petunjuk.
“Bagaimanakah caranya untuk mencapai kesuksesan?” tanya pemuda itu.
Kakek
bijak tidak langsung menjawab. Ia justru menyilakan pemuda tersebut
duduk di teras rumahnya. Kemudian ia melangkah menuju ke kebunnya di
samping rumah dan memetik sebuah semangka yang tak begitu besar. Ia
memotongnya menjadi tiga bagian dengan ukuran berbeda; besar, sedang dan
kecil.
Kemudian, kakek bijak itu bertanya pada si pemuda, “Jika masing-masing semangka ini mewakili kesuksesan yang akan dicapai, manakah yang kau pilih lebih dulu?”
“Yang besar,” jawab pemuda itu, singkat.
Kakek
bijak memberikan potongan semangka paling besar pada si pemuda dan
memintanya untuk memakannya sampai habis. Pada saat yang bersamaan,
kakek bijak mengambil potongan yang paling kecil, kemudian mulai
memakannya.
Hanya
dalam beberapa kali gigitan, kakek bijak telah menghabiskan potongan
semangka yang kecil itu. Ia pun kemudian mengambil lagi potongan
semangka yang berukuran sedang sambil memerhatikan pemuda di depannya
yang tampak kesulitan menghabiskan semangkanya.
Karena potongannya yang besar, agak sulit bagi pemuda itu untuk memakan bagian tengahnya.
Kemudian, sang Kakek berkata, “Nak,
dengan memakan yang lebih kecil dulu, aku bisa mengambil potongan yang
kedua. Dan jumlahnya bisa sama atau lebih besar daripada yang kamu
punya. Selain itu, lebih mudah bagiku untuk menghabiskannya.”
Cara menaklukkan sukses adalah setahap demi setahap. Dan mulailah dari yang paling kecil dan mudah. Setelah langkah awal berhasil, barulah secara konsisten kita bisa mengembangkannya menjadi lebih besar.
Source: Zoom-Indonesia

No comments:
Post a Comment