Ini adalah kisah tentang dua orang bersaudara. Salah satunya adalah seorang pecandu narkoba dan pemabuk. Ia sering memukuli keluarganya. Sedangkan yang lainnya adalah seorang pengusaha yang sangat sukses. Ia pun dihormati dalam masyarakat dan memiliki keluarga yang luar biasa. Tak ayal, perbedaan seperti langit dan bumi pada dua saudara ini membuat beberapa orang penasaran. Mengapa dua bersaudara dari orang tua yang sama, dibesarkan dalam lingkungan yang juga sama, bisa menjadi begitu berbeda?Mereka bertanya pada si pemabuk,“Mengapa Anda melakukan apa yang Anda lakukan? Anda adalah pecandu narkoba, pemabuk dan menyiksa keluarga Anda sendiri. Apa sebenarnya motivasi dibalik sikap Anda ini?“Lelaki itu pun menjawab, “Ayah saya.”“Apa yang ayah Anda lakukan?” Tanya mereka lagi."Ayah saya, seorang pecandu narkoba, pemabuk dan senang memukuli saya dan keluarganya. Apa yang Anda harapkan dari saya? Beginilah saya,” katanya.Orang-orang itu terkesima. Ternyata tersimpan pengalaman pahit dibalik sikap tak terpujinya itu.Mereka pun mendatangi saudaranya yang lain dan menanyakan hal yang sama,“Kami mengagumi Anda. Apakah kami boleh tahu, apa sebenarnya sumber motivasi Anda?”“Ayah saya,” jawabnya mantap.“Ketika saya masih kecil, saya sering melihat beliau mabuk dan melakukan semua hal yang tak baik. Saya sudah bertekad dan memutuskan bahwa bukan itu yang saya inginkan. Saya tak ingin melakukan kesalahan seperti itu,” lanjutnya.Lihat, kedua orang ini berasal dari kekuatan dan sumber motivasi yang sama. Namun, yang satu berhasil menggunakannya secara positif, dan yang lain menggunakannya dengan negatif. Sumber motivasi tidak selalu datang dari hal-hal baik. Kadang ia datang dari kejadian-kejadian tak terduga yang bisa saja menguasai pikiran kita untuk menangkapnya dengan cara yang negatif.Kesimpulannya, positive thinking bisa menjadi awal kesuksesan kita. Tinggal bagaimana kita mengolah dan menemukan tujuan-tujuan positif dibalik hal-hal yang tidak baik.
Kita sering ketemu sama orang yang kayak gitu tuh, tapi kebanyakan bukan yang mengolah ke arah yang baik tapi ke arah yang buruk. Kita boleh terinspirasi dari seseorang yang memiliki kejelekan, tapi kita harus mengolah itu ke arah yang baik, bukan ke arah yang buruk. Semoga orang-orang bisa terus berpositive thinking =)

No comments:
Post a Comment