Jantung seakan berhenti berdetak, wajah memerah seakan mau
meledak, tangan dan suara yang seketika gemetar ketika ku salah mengirimkan
pesan. Iya memang itu adalah hal kecil, tapi hal kecil itu yang membuatnya
menjadi besar. Entah apa yang membuatnya menjadi besar.
Semua orang berlomba-lomba memberi ku sesuatu yang besar,
tapi dia hanya memberiku sesuatu yang kecil. Hal kecil yang mungkin luput dari
mata semua orang. Hal kecil yang berhasil direkam dengan hatiku bukan
ingatanku.
Disaat semua orang tidak melihat dan mendengarku, hanya ada
satu orang yang akan selalu melihat dan mendengarku. Hanya aku yang tahu semua
itu. Dia pun tidak tahu kalau aku memperhatikan itu juga.
Lebih baik melakukan hal kecil sesering mungkin daripada
melakukan hal besar hanya sekali.
No comments:
Post a Comment