Apa itu teman? Kenapa begitu menakutkan? Mereka bisa jadi
sahabat yang sangat kita butuhkan, tapi mereka juga bisa jadi musuh yang paling
berbahaya.
Diledek, dikerjain, dibully, itu biasa. Namanya berteman
selalu begitu. Kita harus terbiasa. Aku rela
sebenarnya diperlakukan seperti itu.
Tidak dianggap. Setiap saat, aku merasa apa aku ini ada di
sekitar mereka? Apa aku ini manusia yang transparan sampai-sampai mereka sering
tidak mengganggapku ada?
Menyapa. Aku sangat senang untuk menyapa orang-orang,
apalagi teman-temanku. Aku selalu menyapa mereka, tapi kenapa mereka tidak?
Kenapa mereka hanya berjalan dengan santainya tanpa memperdulikanku? Mungkin
mereka memang tidak sadar aku ada di sekitar mereka.
Dihargai. Di dalam persahabatan kita harus bisa saling
menghargai. Bagiku, aku sudah menghargai mereka, tapi kenapa mereka masih ada
yang tidak menghagaiku? Sebenarnya aku ini dianggap apa? Begitu menyakitkan
ketika mendengar perkataannya. Hanya bisa menarik napas sedalam-dalamnya dan
melupakan perkataan yang terlontar dari bibir mereka.
Ada yang bilang bintang itu indah jika kita lihat dari jauh,
tapi kalau kita lihat dari dekat bintang itu terlihat jelek. Kalau aku, aku
lebih suka memandang bintang dari jauh, dengan begitu aku hanya akan melihat
keindahannya tanpa melihat keburukannya. Tapi bukankah kita harus menerima
keburukan orang lain? Memang benar kita harus menerima semuanya dengan
keburukannya juga, tapi akan lebih baik jika aku hanya melihat keindahannya
saja, supaya aku terus berpikir yang baik-baik saja tentangnya
Terima kasih teman sudah mau menjadi temanku :)

No comments:
Post a Comment